Dominasi Milenial dan Gen Z Kuasai Peta Pemilih Sintang, Bawaslu Ajak Semua Generasi Kawal Demokrasi!
|
SINTANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sintang merilis data Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026. Berdasarkan data yang bersumber dari KPU Kabupaten Sintang tersebut, peta kekuatan pemilih di Kabupaten Sintang didominasi oleh kelompok usia muda.
Generasi Milenial Jadi Pemegang Suara Terbanyak
Generasi Milenial (kelahiran 1981–1996) resmi menjadi kelompok pemilih paling dominan di Kabupaten Sintang dengan angka mencapai 116.088 pemilih. Dikenal aktif dan kritis, kelompok ini memegang peran krusial dalam mendorong pengawasan partisipatif.
Posisi kedua disusul erat oleh Generasi Z (kelahiran 1997–2009) yang mencatatkan jumlah sebanyak 105.239 pemilih. Meski tergolong sebagai generasi paling muda dalam daftar pemilih, semangat dan partisipasi Gen Z dinilai menjadi energi baru bagi masa depan demokrasi.
Rincian Komposisi Pemilih Berdasarkan Generasi
Secara keseluruhan, komposisi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026 di Kabupaten Sintang terbagi menjadi beberapa kelompok generasi:
Milenial (1981–1996): 116.088 pemilih
Gen Z (1997–2009): 105.239 pemilih
Gen X (1965–1980): 82.278 pemilih
Baby Boomers (1946–1964): 33.939 pemilih
Pre-Boomer (<1945): 3.641 pemilih
Komitmen Inklusivitas untuk Pemilih Disabilitas
Selain klasifikasi usia, Bawaslu Kabupaten Sintang juga menyoroti pentingnya keterlibatan pemilih disabilitas. Berdasarkan data PDPB Triwulan II Tahun 2026, tercatat ragam pemilih disabilitas di Kabupaten Sintang yang terdiri dari:
Disabilitas Fisik: 555 pemilih
Disabilitas Mental: 305 pemilih
Disabilitas Wicara: 252 pemilih
Disabilitas Netra: 214 pemilih
Disabilitas Intelektual: 125 pemilih
Disabilitas Rungu: 93 pemilih
"Demokrasi Bukan Hanya Milik Satu Generasi"
Melalui kampanye dengan jargon "Cegah, Awasi, Tindak", Bawaslu Kabupaten Sintang menegaskan bahwa setiap generasi—mulai dari Gen Z hingga Pre-Boomer—memiliki pengalaman, peran, dan hak yang sama pentingnya dalam menjaga kualitas demokrasi.
"Demokrasi kuat dimulai dari data pemilih yang akurat. Mari bersama Bawaslu Kabupaten Sintang kita awasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan agar tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," tegas imbauan resmi Bawaslu Sintang.
Masyarakat diimbau untuk aktif memeriksa data pemilih serta berpartisipasi menjaga transparansi proses demokrasi demi mewujudkan pemilu yang adil dan inklusif bagi semua kalangan.
Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui kanal resmi Bawaslu Kabupaten Sintang di situs web sintang.bawaslu.go.id serta media sosial resmi Bawaslu Sintang.
Humas