Bahas Teknis Pendidikan Pengawas Partisipatif, Bawaslu Sintang Ikuti TOT Bersama Bawaslu Kalbar
|
Sintang – Bawaslu Kabupaten Sintang mengikuti kegiatan Training of Trainer (TOT) Pendidikan Pengawas Partisipatif yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (13/05/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat kapasitas pengawasan partisipatif dan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengawal proses demokrasi.
TOT tersebut membahas teknis pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif yang nantinya menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar semakin aktif terlibat dalam pengawasan Pemilu dan Pemilihan. Melalui kegiatan ini, Bawaslu mendorong terciptanya pengawasan yang kolaboratif, transparan, dan berintegritas.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, Yosef Hary Suyadi, yang memberikan penguatan terkait pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi.
Dalam arahannya, Yosef Hary Suyadi menegaskan bahwa pengawasan Pemilu yang kuat tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat melalui pengawasan partisipatif.
“Pengawasan Pemilu yang kuat dimulai dari masyarakat yang teredukasi. Kolaborasi antara Bawaslu dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas,” ujarnya.
Bawaslu Kabupaten Sintang menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan kapasitas kelembagaan sekaligus langkah strategis dalam memperluas pendidikan pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan TOT ini, diharapkan jajaran Bawaslu Kabupaten Sintang dapat mengimplementasikan pendidikan pengawas partisipatif secara efektif, sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya keterlibatan dalam mengawal setiap tahapan demokrasi.
Kegiatan berlangsung dengan interaktif dan diikuti oleh jajaran Bawaslu kabupaten/kota se-Kalimantan Barat sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pengawasan partisipatif demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas.
Humas