Bawaslu Raih 65% Kepercayaan Masyarakat, Bukti Penguatan Integritas dan Kinerja Pengawasan
|
Tingkat kepercayaan publik terhadap kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) secara nasional terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan hasil survei terbaru dari lembaga independen, Bawaslu memperoleh 65% tingkat kepercayaan masyarakat (berdasarkan hasil survei yang dilakukan Indonesia Political Opinion (IPO) periode 22-28 Mei 2025), mencerminkan pengakuan terhadap upaya pengawasan pemilu yang profesional dan transparan.
Bawaslu Kabupaten Sintang menyambut capaian ini dengan optimisme dan menjadikannya sebagai pemicu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengawasan pemilu yang berintegritas.
Ketua Bawaslu Sintang, Stefanus Kardi, menyampaikan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan hasil dari kerja keras seluruh jajaran Bawaslu di semua tingkatan, termasuk peran aktif masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.
“Capaian ini adalah bukti bahwa Bawaslu hadir dan bekerja nyata di tengah masyarakat. Kami akan terus memperkuat peran pengawasan partisipatif, membangun komunikasi yang terbuka, serta menjaga netralitas dalam setiap proses demokrasi,” ujarnya.
Menurutnya, capaian ini juga menandakan bahwa masyarakat mulai melihat Bawaslu tidak hanya sebagai pengawas teknis pemilu, tetapi juga sebagai institusi penjaga demokrasi yang konsisten menjalankan amanah undang-undang.
Bawaslu Sintang berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan kepercayaan ini melalui peningkatan kualitas SDM, transparansi informasi, serta keterlibatan aktif dalam pendidikan politik masyarakat.