Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sintang Gelar Rapat Penyusunan Laporan Pelaksanaan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu

Bawaslu Sintang Gelar Rapat Penyusunan Laporan Pelaksanaan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu

Dokumentasi saat pelaksanaan Rapat Penyusunan Laporan Pelaksanaan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu.

Sintang, 15 Oktober 2025 — Dalam rangka memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan terukur, Bawaslu Kabupaten Sintang menggelar Rapat Penyusunan Laporan Pelaksanaan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu, bertempat di kantor Bawaslu Sintang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu Sintang dalam melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program penguatan kelembagaan yang telah dilaksanakan bersama mitra kerja, seperti organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, instansi vertikal, dan kalangan akademisi.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sintang, Stefanus Kardi, serta dihadiri oleh seluruh anggota dan jajaran sekretariat. Dalam arahannya, Kardi menekankan pentingnya penyusunan laporan sebagai bentuk pertanggungjawaban dan penguatan tata kelola kelembagaan pengawasan pemilu.

“Melalui penyusunan laporan ini, kita dapat menilai sejauh mana program penguatan kelembagaan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kapasitas dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu,” ujarnya.

Dalam proses rapat, dilakukan pembahasan terkait evaluasi kegiatan, hasil capaian, serta rekomendasi untuk perbaikan program di masa mendatang. Selain itu, peserta juga meninjau efektivitas kegiatan yang telah dilaksanakan agar hasilnya dapat dijadikan dasar perencanaan kegiatan penguatan kelembagaan berikutnya.

Penguatan kelembagaan pengawas pemilu sendiri merupakan salah satu program strategis Bawaslu yang bertujuan untuk membangun sistem pengawasan yang partisipatif, berintegritas, dan kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Dengan tersusunnya laporan pelaksanaan kegiatan ini, Bawaslu Sintang berharap seluruh hasil, pengalaman, dan rekomendasi dapat menjadi panduan berharga dalam memperkuat kapasitas lembaga dan mitra kerja dalam menghadapi tahapan pemilu dan pilkada ke depan.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kelembagaan pengawasan melalui sinergi dan evaluasi berkelanjutan, demi mewujudkan pengawasan pemilu yang profesional dan bermartabat,” tutup Kardi.

Humas