Jelang Pendidikan Pengawas Partisipatif, Bawaslu Sintang Matangkan Persiapan
|
SINTANG – Bawaslu Kabupaten Sintang menggelar rapat persiapan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di Kantor Bawaslu Kabupaten Sintang, Senin (8/6/2026). Rapat tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada 10 Juni 2026 berjalan lancar dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Rapat diikuti oleh jajaran Bawaslu Kabupaten Sintang, Perwakilan peserta dan Dosen dari Kampus Universitas Kapuas dan STKIP Sintang dengan membahas pelaksanaan kegiatan, mulai dari kesiapan peserta, hingga Setelah jadi alumni P2P.
Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan salah satu program Bawaslu yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu dan Pemilihan. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat menjadi mitra strategis Bawaslu dalam mencegah dan mengawasi potensi pelanggaran demokrasi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sintang, Stefanus Kardi, mengatakan bahwa pengawasan partisipatif merupakan fondasi penting dalam membangun demokrasi yang berintegritas.
"Pengawasan partisipatif menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan demokrasi yang berintegritas. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat tidak hanya memahami proses kepemiluan, tetapi juga memiliki kesadaran dan keberanian untuk ikut mengawasi serta mencegah potensi pelanggaran yang dapat terjadi," ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pengawasan Pemilu tidak hanya bergantung pada lembaga pengawas, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif masyarakat.
"Kami ingin memastikan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif berjalan efektif dan memberikan manfaat yang nyata bagi peserta. Demokrasi yang berkualitas hanya dapat terwujud apabila masyarakat turut mengambil peran dalam mengawalnya," tambah Stefanus.
Melalui rapat persiapan ini, Bawaslu Kabupaten Sintang berharap seluruh kebutuhan kegiatan dapat dipenuhi secara optimal sehingga Pendidikan Pengawas Partisipatif mampu menghasilkan kader-kader pengawas partisipatif yang peduli terhadap kualitas demokrasi dan siap menjadi agen pengawasan di lingkungan masing-masing.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Sintang dalam memperkuat pengawasan partisipatif serta membangun budaya demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Humas