Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Sintang dan Universitas Kapuas Teken MoU

Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Sintang dan Universitas Kapuas Teken MoU

Sintang, 4 Juni 2025 — Dalam upaya memperluas jaringan pengawasan partisipatif dan meningkatkan literasi demokrasi di kalangan akademisi, Bawaslu Kabupaten Sintang resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Universitas Kapuas (Unka) Sintang, bertempat di Ruang Rektor Universitas Kapuas Sintang.

Sintang, [tanggal kegiatan] — Dalam upaya memperluas jaringan pengawasan partisipatif dan meningkatkan literasi demokrasi di kalangan akademisi, Bawaslu Kabupaten Sintang resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Universitas Kapuas (Unka) Sintang, bertempat di Aula Rektorat Unka, [hari, tanggal].  Penandatanganan MoU ini dilakukan langsung oleh Ketua Bawaslu Sintang, [Nama Ketua], dan Rektor Universitas Kapuas, [Nama Rektor], disaksikan oleh jajaran pimpinan kedua lembaga serta mahasiswa.  Kerja s

Penandatanganan MoU ini dilakukan langsung oleh Ketua Bawaslu Sintang, Stefanus Kardi, dan Rektor Universitas Kapuas, Antonius, S.HUT., M.P disaksikan oleh jajaran pimpinan kedua lembaga serta mahasiswa.

Kerja sama ini mencakup penguatan pendidikan politik, pelibatan mahasiswa dalam program pengawasan partisipatif, MBKM, hingga penyelenggaraan sosialisasi dan pelatihan kepemiluan.

“Universitas adalah mitra strategis Bawaslu dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. Melalui MoU ini, kami ingin membuka ruang kolaborasi yang luas agar mahasiswa dapat menjadi agen pengawasan yang kritis dan berintegritas,” ujar Ketua Bawaslu Sintang dalam sambutannya.

Rektor Universitas Kapuas menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan komitmen kampus dalam mendukung penguatan demokrasi lokal.

“Kami siap mendukung program-program Bawaslu yang berbasis edukasi dan penguatan peran serta mahasiswa. Ini bagian dari tridarma perguruan tinggi,” jelasnya.

Dengan terjalinnya kemitraan ini, diharapkan lahir sinergi positif antara lembaga pengawas pemilu dan dunia pendidikan dalam menciptakan ekosistem demokrasi yang inklusif, cerdas, dan berdaya.