Lompat ke isi utama

Berita

Wujudkan Pemilu Berkeadilan, Bawaslu Sintang Gelar Penguatan Kelembagaan

Ketua Bawaslu Sintang Stefanus Kardi

Ketua Bawaslu Sintang, Stefanus Kardi.

Dalam upaya mewujudkan pemilu dan pemilihan yang berkeadilan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sintang menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu pada Selasa, 9 September 2025, bertempat di Hotel My Home Sintang.

Acara ini dihadiri oleh Anggota dan jajaran Sekretariat Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, Wakil Ketua DPRD Sintang, Forkopimda, Organisasi, Akademisi, media, dan masyarakat,  serta sejumlah narasumber yakni Muhammad Giri Ramanda Nazaputra (Anggota Komisi II DPR RI) secara daring, Marhasak Reinardo Sinaga, S.H, C.DM, C.PS, C.LAd (Ketua Umum Hoax Crisis Center Indonesia), dan Syf. Aryana Kaswamayana, S.Sos.I., M.Sos (Koordinator Daerah Akademi Pemilu dan Demokrasi (APD) hadir secara luring, Kehadiran mereka mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat regulasi dan mendorong sinergi demi terwujudnya demokrasi yang lebih adil dan bermartabat di Indonesia, khususnya di Kabupaten Sintang.

Dengan mengusung tema Membangun Sinergi, Memperkuat Regulasi untuk Demokrasi Indonesia yang Berkeadilan, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Bawaslu Sintang dalam meningkatkan pemahaman regulasi, serta mendorong partisipasi publik guna membangun kesadaran bersama bahwa tercapainya demokrasi yang berkeadilan harus di wujudkan bersama. Ketua Bawaslu Sintang, Stefanus Kardi, dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan kelembagaan tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari para pemangku kepentingan

“Demokrasi yang berkeadilan hanya bisa terwujud apabila ada keselarasan antara regulasi yang kuat dan partisipasi masyarakat yang aktif. Melalui kegiatan ini, kami berharap terbangun sinergi dan pemahaman bersama antara Bawaslu, lembaga, akademisi, serta masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Yohanes Rumpak, dalam sambutannya, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

 “Kami mengapresiasi langkah strategis yang diambil Bawaslu Sintang melalui kegiatan penguatan kelembagaan ini. Upaya tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas demokrasi, khususnya melalui penguatan pengawasan pemilu,” ujarnya.

Acara dibuka secara resmi oleh Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, Faisal Riza, S.T., M.H, dalam sambutannya menegaskan Demokrasi akan berjalan bila ada yang mengawasi seperti halnya dengan pemilu, karena demokrasi itu menjalankan prinsip berkeadilan.

“Kita ingin mendapatkan masukan terhadap lembaga  bawaslu ke depan, sehingga pengawasan dapat berjalan di rel yang benar, nanti kita akan melihat bagaimana komisi II menyampaikan materi, Bawaslu ke depan apakah mengikuti sesuai putusan mahkamah konstitusi atau tidak,’ ucapnya saat membuka acara Diskusi penguatan kelembagaan Bawaslu”,

Diskusi ini menurut Faisal  Riza sangat penting sehingga bawaslu perlu melibatkan banyak stakeholder untuk menyampaikan gagasan dalam diskusi ini.

Di akhir kegiatan, Bawaslu Sintang menegaskan kembali komitmennya untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama lintas sektor. Sinergi kelembagaan diyakini menjadi kunci utama untuk menjaga integritas pemilu dan memastikan hak pilih masyarakat terlindungi.

Dengan mengusung tema tersebut, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pijakan penting dalam mewujudkan demokrasi yang tidak hanya prosedural, tetapi juga substantif dan berkeadilan di Indonesia.

Humas 

Tag
Berita